Daftar Tanaman Herbal
Tanaman Herbal
Asam Jawa
Latin : Tamarindus lndica
Indonesia : Tangkal asam / Acem / CeIagi
English : Tamarind tree

Asam Jawa(Tamarindus lndica)
Daging buah mengandung persentasi tinggi dalam asam tartar yang merupakan bahan utama untuk Fruit Salts, buatan Inggris. Daun muda berguna sebagai obat luar untuk borok, encok, bisul, ekaema. Sifat yang membentuk agar-agar asam-gula bersumber dari karbohidrat yang terdiri dari xylose, sakar anggur dan lain-lain.
Bawang Merah

bawang merah (Allium cepa)
Allium cepa var. A.ascalonicum (Liliaceae).
Onion, shallot.
Mengandung minyak atsiri yang berbau agak manis dan terasa pedas, glikosida flavonoid, pektin dan glukokimin, alisin (antibiotik).
Bersifat diuretik, antiseptik, analgesic, mencegah angin, serangan jantung, penyumbatan pembuluh darah. Dipercaya bersifat aprodisiak.
Mampu merangsang pertumbuhan rambut.
EMP 162, Tth 95, Tao 207, Buku ‘Jahe’ 35, CLT 24.
Bangle

Bangle (Zingiber cassumumar; Z. purpuereum.)
Zingiber cassumumar; Z. purpuereum.
Panglai (Sunda).
Kandungan akar: minyak atsiri (sineol, pinen), damar lunak.
Bersifat penghangat badan (= karminativa). Menghilangkan rasa sakit kepala. Membersihkan dan mengeringkan luka. Menurunkan panas.
TOK 2/3.
Daun Dewa
Latin : Foeniculum Vulgare Mill.
Indonesia : Adas
English : Fennel

Daun Dewa (Foeniculum Vulgare Mill.)
Kandungan & Manfaat:
Mengandung minyak atsiri seperti limonina yang mengharumkan, sedangkan kandungan flavonoida-nya berkhasiat menyembuhkan radang. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba. Buahnya mengandung minyak terbang (anetol, pinen, felandren, dipenten, fenchon, metilchavikol, anisaldehida, asam anisat, kamfen) dan minyak lemak. Kandungan adas hitam juga membantu mengeluarkan angin, dan mendorong pengeluaran air seni.
Daun Wungu/Handeuleum (Grapthophyllum pictum.)
Latin : Graptophylum pictum Graff.
Indonesia : Daun wungu / Daun putri / Daun temen-temen
English : Handeuleum

daunwungu (Grapthophyllum pictum.)
Kandungan & Mantaat :
Daun wungu mengandung lendir yang bisa melunakkan kotoran sehingga mencegah terjadinya sembelit. Tanaman ini mengandung, alkaloid, zat tanin, sitosterol glikosida.
Jahe
Zingiber officinalis (Zingiberaceae)
Ginger, Chiang/gan jiang
Umbi akar: disentri basiler, aliran darah hingga ke kulit, gangguan pernapasan.

Jahe (Zingiber officinalis (Zingiberaceae)
Akar: minyak atsiri 0,5 – 5,6% (zingeton/gingerol/etil metil-keton, zingibetol, zingiberin, borneol, kamfen, sineol, falandren); pati; damar; asam organik dll. Akar lebih kecil, pedas, pencegah hepatitis.
Dioforetis (= menghasilkan keringat)
EMP 153, CHM 116.
Jeruk nipis
Citrus aurantifolia Cr. Swingle (Rutaceae)

Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Cr. Swingle (Rutaceae)
Mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, timon kamfer) dan vit. B.
Rasa asam bisa membersigkan nikotin dari gigi/mulut perokok.
Minyak diekspor ke Eropa (untuk flavour ?); daun kering Rp 25.000 per kg.
Trubus – Juni 1999, EMP 189, TOK I/44.
Kayu manis

Kayu Manis (Cinnamomum burmanni)
Cinnamomum burmanni (Lauraceae = medang-medangan)
Glycyrrhiza glabra (see: Liqorice)
Yueh-Kuei
Anti HIV
EMP 39, 80.
Kencur

Kencur (Kaempferia galanga)
Kaempferia galanga
Akar: alkaloida, minyak atsiri (= sineol, kamferin, minyak mineral dll.)
GP 70.
Kunyit

Kunyit (Curcuma domestica Val. syn. C.longa (Zingiberaceae))
Curcuma domestica Val. syn. C.longa (Zingiberaceae)
Temu Kuning, Tumeric, Jiang Huang
Rimpang: m.atsiri 0,3-3% (= turmeron; zingeberen; seskuiterpen alkohol); zat warna kuning kurkumin; desmetoksi-kurkumin; gom; amilum; lemak.
Rimpang: anti inflammatory (lebih kuat dari cortisone), anti bacterial (pada kulit dengan kena matahari), anti oxidant (vit. C), menurunkan kolesterol, darah encer, anti fungal pada kulit.
Pengobatan gangguan lambung/maag, yaitu menurunkan sekresi asam lambung dan meningkatkan produksi mukus: juice kunyit 165 gr/kg bobot badan, atau bubuk kunyit 10 gr/kg bobot badan. Dua jari tangan kunyit dikupas, diparut dan ditambahkan air matang. Lalu diperas memakai kain bersih. Air perasan didiamkan dan diambil air beningnya. Sehari minum 2 x, yaitu sebelum makan pagi dan sebelum tidur malam, air bening dari satu ramuan itu.
EMP 88, ITS Sept. 1999
Kunyit putih

Kunyit Putih (Curcuma alba)
Curcuma alba
Rimpang: tepung merupakan anti-kanker; dosis: 1 sendok makan tepung diseduh 1 gelas air (pencegahan) atau 3 sendok makan tepung diseduh 1 gelas air (sudah positip kanker)
BM (18 Okt. 1998).
Lidah buaya

Lidah Buaya (Aloe vera syn./Aloe barbadensis.)
Aloe vera syn./Aloe barbadensis.
Gel dari daun: luka bakar; juga bekerja dari dalam tubuh: peptic
ulcer (= tukak lambung) dan bowel syndrome yang mengganggu; konstipasi.
Daun: aloenin dan magnesium laktat yang menghambat sekresi asam lambung (salah satu penyebab gangguan lambung). Bradykinase memiliki khasiat antiinflamasi, yaitu suatu enzim pemecah sumber inflamasi, bradykinin.
Dosis: gel dari setengah lembar daun diminum. Sehari dua kali. Ibu hamil dilarang minum.
EMP 57, PA 20, GP 3, ITS Sept. 1999.
Lengkuas
Alpina galanga Sw. (Zingiberaceae)

Lengkuas (Alpina galanga Sw. (Zingiberaceae))
Mengandung m.atsiri a.l. galangol, galangin, alpinen, kamfer,
metil-cinnamate.
Berkhasiat: antijamur, antibakteri, menghangatkan, membersihkan
darah, memudahkan pengeluaran angin dari dalam tubuh, mengencerkan dahak, mengharumkan, merangsang otot, konon aprodisiak.
EMP 58, TOK I/72.
Salam

Daun Salam (Eugenia polyantha (Myrtaceae))
Eugenia polyantha (Myrtaceae)
Daun: m.atsiri (bersifat antibakteri), zat samak (bersifat astringen).
Dosis diabetes: segenggam daun direbus dengan 3 gelas air sampai
sis 1 1/2 gelas. Saring, minum 3x sehari @ 1/2 gelas.
GP 126, TOK I/97.
Sambiloto
Andrographis paniculata (Acanthaceae/Myrtaceae)
Ki oray, ki peurat (Sunda), Green chiretta, halviva.
Chuan zin lian, yi jian xi, lan he lian.

Andrographis paniculata (Acanthaceae/Myrtaceae)
Daun: andrografin, zat pahit andrografolit, panikulin dan kalium
(membantu tubuh mengeluarkan air dan garam sehingga menurunkan
tekanan darah), natrium. Daun bersifat anti-platelet aggregasi sehingga mencegah terjadinya penggumpalan darah sehingga tidak terjadi radang.
Daun banyak mengandung lakton (andrografolid, neo-andrografolid, deoksiandrografolid, dan deoksi-didehiroandrografolid) dan kolmegin memberi efek analgetik dan anastesi; juga memperlancar peredaran darah. Zat aktif andrografolid berkhasiat melindungi sel hati dari zat toksik.
Nyeri persendirian akibat asam urat tinggi: serbuk daun dan ranting sambiloto + serbuk temulawak (Curcuma xanthorrhia) + serbuk daun kompri (Symphytum officinale) + serbuk biji lada putih dengan ratio 4:4:1:1 disatukan dalam kapsul 300 mg. Diminum 3x sehari @ 2 kapsul sesudah makan selama 5-7 hari tergantung reaksinya.
Kencing manis: 1/2 genggam daun segar direbus air 3 gelas sampai
sisa 2,25 gelas. Saring. Minum 3x sehari @ 3/4 gelas.
Anti HIV (Its, Mei 1996).
Flu, sakit kepala, demam: bubuk kering 1 gr. diseduh dengan 3/4
cangkir air panas. Minum sekaligus. 3-4x sehari.
Hipertensi: 1/1 genggam daun segar direbus air 3 gelas sampai
sisa 2,25 gelas. Minum 2x sehari.
PA 45, GP 44, BM 5 Sept. 1999, ATO I/120, TOK I/99.
Sirih

Daun Sirih (Chavica betle L. Miq.)
Chavica betle L. Miq.
Daun: cadinen, chavicol, eugenol-metil-eter, caryophylen, etil-
brenzcatechin, m.atsiri 4,2% (fenol, betelfenol, khavikol, diastase 0,8-1,8%, zat samak, pati, gula).
PA 114, GP 94.
Sereh
Anthropogon nardus Linn. (Poaceae); Cymbopogon citratus
Citronella grass

Sereh (Anthropogon nardus Linn)
Daun & akar: asam hidrosianat, senyawa mirip insulin yang pahit.
M.atsiri berkhasiat antiradang dan menghilangkan rasa sakit.
Minyak sereh melancarkan sirkulasi darah.
Manfaat: nyeri sendi, terkilir, gusi bengkak, sakit gigi, gangguan lambung.
TOK 2/95, IPC 83.
Saga

Daun Saga (Abrus precatorius L.)
Abrus precatorius L.
Bead tree, wild liquorice, jequirity
Kandungan: plavonoid, abrectorin, abric acis, pentosan, desmethoxy-centaureidin 7-O-rutin, glisirrhirin
Saga biji: tanaman merambat, daun: obat seriawan
Biji beracun! Jangan dipakai. Dan & akar: untuk asma, bronchitis
dan gangguan dada lainnya.
EMP 156, PA 76, GP 33.
Temulawak

Curcuma xanthorrhiza
Curcuma xanthorrhiza
Rimpang: m.atsiri 3,8%, zat warna kuning kurkumin, glikosida
ksantorizal (fenol seskuiterpen)
Mampu mencegah Hepatitis & artritis.
GP 53.

Tinggalkan Balasan