Pengalaman Neni, seorang karyawati swasta mengalami sembelit meski sudah olahraga teratur, makan buah-buahan dan sayuran serta minum segala macam obat pencahar.
Apa itu sembelit ?
Sembelit atau konstipasi merupakan keadaan tertahannya tinja (feses) dalam usus besar pada waktu cukup lama karena kesulitan pengeluarnya. Hal itu terjadi karena lemahnya atau tidak adanya gerakan peristaltik pada usus besar. Akibatnya, timbul perasaan tidak enak dan buang air besar yang tidak teratur.
Pengeluaran feses merupakan akhir proses pencernaan. Sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna lagi oleh saluran pencernaan, masuk ke dalam usus besar (kolon) sebagai massa yang tidak mampat serta basah. Disini kelebihan air dalam sisa-sisa makanan tersebut diserap oleh tubuh. Kemudian massa itu bergerak ke dubur (rektum), yang dalam keadaan normal mendorong terjadinya gerakan peristaltik usus besar.
Pada keadaan normal orang buang air besar satu sampai dua kali sehari. Bila orang tidak buang air selama tiga hari, ia dianggap mengalami sembelit. Ada dua jenis sembelit. Sembelit atonik, yaitu sembelit karena menurunnya tonus otot-otot usus. Sembelit spastik, yaitu sembelit karena spasmus/kejang sebagian usus.
Apa sih yang menyebabkan sembelit ?
Sembelit biasanya terjadi karena kebiasaan hidup yang kurang tepat. Kebiasaan hidup yang kurang tepat itu misalnya makan sekedarnya, terburu-buru, tidak teratur waktunya, tidak cukup minum (normalnya manusia minum enam sampai delapan gelas setiap hari), tidak buang air besar secara teratur, tidak berolahraga secara teratur meski yang ringan sekalipun, sering minum air es, menggunakan obat cuci perut (pencahar).
Lalu adakah cara alami untuk menghindar dari sembelit ?
Ada dan mudah. Yang pertama adalah berolahraga dan mengubah kebiasaan hidup dengan mengubah pola makan yang teratur dan dalam jumlah yang cukup. Bagi yang sudah terlanjur menderita sembelit sepatutnya mengkonsumsi makanan halus dan lembek serta menghindari makanan pedas karena dapat melukai usus besar.
Selanjutnya perbanyak makan buah-buahan dan sayuran, karena kandungan seratnya dapat memperlancar buang air besar. Minum sari buah-buahan pun baik dilakukan. Tak kalah pentingnya minum air putih yang cukup, agar tinja tidak terlalu kering dan keras. Hindari minum air es.
Penanganan sistem pengobatan herbal dengan bumbu dapur ialah:
Berikan kunyit (Curcuma domestica) sebesar 1 (satu) buku jari, tumbuk lalu diseduh dengan segelas air mendidih (kurang lebih 300 cc), minum hangat-hangat di waktu sore hari.
Adapun obat pencahar alami yang disediakan oleh alam yaitu buah asam (Tamarindus indica L). Caranya, setengah sendok makan daging buah asam diseduh dengan segelas air mendidih (kurang lebih 300 cc) dan satu sendok makan gula pasir. Aduk rata campuran tersebut dan diminum hangat-hangat pada waktu sore hari.
Berlatihlah buang air besar secara teratur setiap hari pada jam-jam yang sama. Misalnya; setelah bangun pagi.

waduh….jangan sa,mpe deh
salam
http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/22/info-dari-kawan-broloe-mau-blog-loe-kebanjiran-pengunjung-kaga/
so … jangan banyak makan yang pedas-pedas yaa!!!, yang bisa jaga hanya diri kita sendiri, yang merasakan juga sendiri, yang lain hanya bisa bilang, “kacian deh….”
an
kalau perut kembung ?
Menarik ini. Thanks.